Skip to main content

cara membuat file php , Syntax PHP 5

Sintaks PHP Dasar

Skrip PHP dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.
Skrip PHP dimulai dengan  <?php dan diakhiri dengan ?> :

<?php
// PHP code goes here
?>


Ekstensi file default untuk file PHP adalah ".php".
File PHP biasanya berisi tag HTML, dan beberapa kode script PHP.
Di bawah ini, kita memiliki contoh file PHP sederhana, dengan skrip PHP yang menggunakan fungsi PHP built-in "echo" untuk menampilkan teks "Hello World!" di halaman web:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>Halaman PHP Pertama Saya</h1>
<?php
echo "Hello World!";
?>

</body>
</html>


Catatan: Pernyataan PHP diakhiri dengan titik koma (;).

Komentar di PHP

Komentar dalam kode PHP adalah baris yang tidak dibaca / dieksekusi sebagai bagian dari program. Satu-satunya tujuannya adalah dibaca oleh seseorang yang sedang melihat kodenya.
Komentar bisa digunakan untuk:
  • Biarkan orang lain mengerti apa yang sedang Anda lakukan
  • Ingatkan diri Anda dari apa yang Anda lakukan - Kebanyakan programmer telah mengalami kembali ke pekerjaan mereka sendiri satu atau dua tahun kemudian dan harus memikirkan kembali apa yang mereka lakukan. Komentar bisa mengingatkan Anda tentang apa yang Anda pikirkan saat menulis kode
PHP mendukung beberapa cara berkomentar:
CONTOH :
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
// ini digunakan untuk satu baris komentar
# ini juga digunakan untuk satu baris komentar
/*
ini digunakan untuk multi baris 

atau
bisa digunakan untuk deskripsi koding
*/


// anda juga bisa menambahkan komentar didalam proses

$x = 5 /* + 15 */ + 5;
echo $x;
?>


</body>
</html>

Sensitivitas Kasus PHP

Di PHP, semua kata kunci (misalnya if, else, while, echo, dll.), Kelas, fungsi, dan fungsi yang ditetapkan pengguna TIDAK sensitif terhadap huruf Besar.
Pada contoh di bawah ini, ketiga pernyataan echo di bawah adalah legal (dan sama):


<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$color = "red";
echo "My car is " . $color . "
"
;
echo "My house is " . $COLOR . "
"
;
echo "My boat is " . $coLOR . "
"
;
?>


</body>
</html>


Comments

Popular posts from this blog

mengatasi "Unable to load the library" dalam ulead

Pagi semua yang baca blog ini...
kali ini ane mau share pengalaman ane semalem waktu ane uthek - uthek ulead... hehehe
masalahnya sebenarnya sepele namun kalau yang belum tahu, bisa bikin kepala pusing... apalagi waktu rendering yang lama hingga 2 jam, atau bahkan lebih, namun setelah 99% munculah dialog box yang berisi : unable to load the library... waduch... seakan - akan emosi di ujung tanduk.. hehehehe
sebenernya apa sih? masalahnya? masalahnya adalah 1. file / data di program file ulead corrupt / rusak. 2. Transisi yang ente gunakan rusak/ tidak bisa dibuka,.. jadi penyelesaiannya, coba cek / buka 1 per satu transisi yang anda gunakan, kalau tetap tidak bisa coba di install ulang softwarenya, tetap tidak bisa??? coba cari master ulead yang lain (tempat  temaan / download), namun dalam 1 seri...

begitu lah sekiranya pengalaman saya semalam yang sempat membuat saya pusing...
Semoga Bermanfaat

Penjelasan tentang html

Apa itu HTML?HTML adalah bahasa markup standar untuk membuat halaman Web.

HTML adalah singkatan dari Hyper Text Markup LanguageHTML menggambarkan struktur halaman Web menggunakan markupElemen HTML adalah blok bangunan dari halaman HTMLElemen HTML diwakili oleh tagTag HTML memberi label potongan konten seperti "judul", "paragraf", "tabel", dan sebagainyaBrowser tidak menampilkan tag HTML, namun gunakan untuk menampilkan konten halaman
Tujuan browser web (Chrome, IE, Firefox, Safari) adalah membaca dokumen HTML dan menampilkannya. Browser tidak menampilkan tag HTML, namun menggunakannya untuk menentukan cara menampilkan dokumen:



sebagai gambaran browser membaca halaman html :
Hanya konten di bagian (area putih di atas) yang ditampilkan di browser.Deklarasi <! DOCTYPE> mewakili jenis dokumen, dan membantu browser untuk menampilkan halaman web dengan benar. Itu hanya boleh muncul sekali, di bagian atas halaman (sebelum ada tag HTML). Deklarasi <! DOCTYPE&g…